Tepat Pukul Satu

Ilustrasi: http://www.trendhunter.com
Tepat pukul satu
Waktu adalah lawan yang paling tangguh
Mimpi adalah kawan yang diam membunuh
Kekalahan yang lalu adalah guru
Langkah yang menjarak adalah ilmu

Tepat pukul satu
Tak lagi ada rindu yang mesti kautunggu
Kaki-kaki itu kian berpacu maju
Serentak melaju sembari memburu
Sajak-sajak dari pagi yang piatu

Tepat pukul satu
Tinggalkan ragu yang kian larut dalam pilu
Sebab nama-nama itu telah terpahat
Pada dinding-dinding batu
Serta bukit-bukit yang kokoh menjulang tinggi

Tepat pukul satu
Pekat gelap senantiasa masih mengawas
Lelap tentu cemas penuh was-was
Adakah kau yang berani melepas
Kekasih demi juwita yang menanti

Tepat pukul satu
Segera kauhidangkan sepiring harapan
Secangkir tekat dan seteguk pilihan
Sebab dilema ‘kan bertamu 
Tatkala tepat pukul satu
..



Endy Langobelen / Jogja, 11 April 2016

Post a Comment

1 Comments

  1. Ayoo gaess kumpulkan puisi kalian dalam Kumpulan Puisi Sastra Indonesia,
    kumpulkan 3 sampai 5 puisi, dengan tema bebas ya....

    ReplyDelete