Pesan Untukmu

Ilustrasi: https://www.behance.net

Dulu aku kuat, tak masalah aku jatuh
Kini aku jatuh, tuk buktikan aku kuat
Nanti aku tak akan jatuh lagi

Dulu aku dalam gengamanmu
Kini aku dalam genggamanmu
Nanti aku dalam anganmu

Dulu aku tak peka, perlu tekad untuk buatku mengerti, tapi kau setia
Kini aku sudah peka, hanya suara dan aku mengerti, tapi kau tak setia
Nanti pun aku sangat peka, hatimu pun aku tau, pun tapi kau tak setia

Dulu marak pesan pesan dan sambungan suara
Kini marak hujat menghujat dalam jaringan
Nanti marak hal mudah yang buatmu tak bergerak

Dulu meski ada aku, kau pun masih berjuang untuk capai apa mau mu
Kini dengan ada aku, kau bisa dipermudah satu langkah, mencapai apapun itu
Nanti bersama aku, kau bisa mencapai apapun itu dengan sekali sentuh

Dulu kau keberatan membawaku
Kini kau tak bisa lepas dari aku
Nanti kau ingat dan hanya ingat aku nyawamu

Dulu kita bertahan berhari hari tanpa makan
Kini kita bertahan sehari tanpa makan
Nanti kita bertahan bertahun – tahun tanpa makan

Dulu aku teman bicaramu
Kini aku teman perjalananmu
Nanti aku teman hidupmu, gawaimu.



Yuliana Rian Apri Mursita 
Kelahiran: Semarang, 5 April 1997. Saat ini ia tengah memperjuangkan gelar sarjana di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada

Post a Comment

0 Comments