Duhaiku


(1)
Duhaiku,
Deritaku pada rindu penuh gelisah
Rasaku padamu kian mendesah
Cepat bangunkan aku dari bayangmu
Sebab mencarimu pada mimpi adalah sia-sia
Lekas berikan aku pintu
Sebab menemuimu dari balik tembok adalah kehampaan
Segera suarakan jawab dari hatimu
Sebab tanya semakin lelah berbaring di telingamu

(2)
Duhaiku,
Cinta di antara kita telah merekah
Tapi mengapa rindu masih saja sebatas rasa
Mengapa…
Hujan tentu bukanlah api 
Tapi kemana kesejukan hati yang patut kumiliki
Mengapa justru peluh yang kutangisi
..



Jogja, 3 Nov ‘15
Endy Langobelen

Post a Comment

0 Comments