Dari kaki cemara
Sabana sujut meluas gersang
Urat akar mencuat sepi
Menjalar jemari pencakar sunyi
Pemungut syair-syair senandung suci
Penyalur senjumput taubat
Yang melumut di depan mulut gua
Menyusuri tiap-tiap dahan rantingnya
‘Tuk mengetuk sayup pelupuk bulan
Yang memucuk di pundak malam
Seuntai doa bermasyur syukur
Mengidungkan mohon di kaki pohon
Cemara
Senada gamelan mengalun pelan
Merintik pelangi di dasar hati
Dalam hening yang bening
Aku berbisik,
“Tuhan,
terimalah puisi persembahanku!”
..
Ganjuran, 24 Agustus ‘15
Endy Langobelen
0 Comments